Our Wedding Part 6

 Image

Title: Our Wedding Part 6

-Our Honeymoon-

Author: MayangAeni

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung

Other cast,find it yourself

PG-16._.

Mianhaeee ini udah lama banget gak dilanjut:3 aku gamau banyak omong, kalian sialhkan comment aja yaa:D

 

Last Preview

“EOMMA APPA!!!!!!!!!!!!!!!” Kyuhyun dan Sooyoung menutup telinganya yang sakit mendengar pekikan sang bocah laki-laki yang begitu keras tersebut.

 

“YA! Ige mwoya!!” Kyuhyun dan Sooyoung saling tatap.

 

Kedua bocah aneh itu sekarang tengah dengan lahap memakan cake yang secara khusus di traktir oleh Sooyoung dan Kyuhyun. Keduanya memandangi dua bocah polos itu dengan senyuman yang menghiasi bibir keduanya. Tiba-tiba Kyuhyun menarik-narik lengan sweater Sooyoung.

 

“wae?” tanyanya ketus seakan terganggu dengan tarikan Kyuhyun. Kyuhyun mengerutkan dahinya tak suka namun tetap menarik-narik baju istrinya agar dia menoleh untuk melihat kearahnya.

 

“Aku ingin punya anak kembar seperti mereka” ucap Kyuhyun sedikit berbisik. Sooyoung menjitak Kyuhyun pelan.

 

“aishh, kita tidak ada keturunan kembar jadi tidak mungkin kita bisa punya anak kembar” kata Sooyoung sambil menopang dagunya dan kembali memperhatikan dua bocah yang bernama Han Eunhye dan Han Jina. Sebenarnya Sooyoung berkata demikian karna ia tidak mau berharap terlalu lebih. Jika ditanya apa isi hati sebenarnya, tentu saja jawabannya sama persis dengan keinginan Kyuhyun. Tapi dia pernah dengar jika punya anak kembar biasanya karna ada keturunan kembar dari keluarga dan jika tidak, kemungkinannya tidak akan sampai 30% kecuali Tuhan yang mengizinkannya.

 

“yeobo-ya…tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini!” ujar Kyuhyun sambil merangkul Sooyoung. Sooyoung hanya pasrah mengiyakan perkataan suaminya itu. Tanpa sadar ternyata si bocah perempuan sudah selesai memakan cakenya.

 

“Air… apakah ahjussi dan ahjumma ini tidak tau kalau setelah memakan makanan yang cukup manis seseorang akan sangat membutuhkan air,heh?” dengan tidak sopannya, gadis kecil ah..bocah kecil bernama Jina itu protes karna Sooyoung dan Kyuhyun lupa memesankan mereka air mineral, padahal sudah ada dua gelas hot chocholate dihadapan dua bocah itu namun tampaknya itu belum bisa disebut ‘air’ bagi si bocah.Kyuhyun dan Sooyoung saling tatap, bingung bagaimana mungkin ada bocah sekasar ini.

 

“Noona… jangan kasar terhadap ahjussi dan ahjumma baik ini” ucap Eunhye,sang bocah laki-laki yang baru selesai menelan potongan cake terakhirnya. Jina menatap sengit adik kembarnya.

 

“kau terlalu lembek, Hye-ah!” ujar Jina dingin dan membuat mata Eunhye berkaca-kaca. Kyuhyun dan Sooyoung yang masih terbengong lalu kemudian sadar Eunhye akan menangis dan sudah pasti suaranya kencang seperti di pantai tadi.

 

“Ani..ani… Eunhye tidak lembek kok! Ayo Eunhye-ya… kita berjalan keluar untuk melihat salju” ajak Sooyoung pada Eunhye yang sudah hampir menangis. Kyuhyun menahan lengan Sooyoung bertanda istrinya itu tak boleh beranjak kemana-mana.

 

“Mwoya,Kyu… aku hanya keluar sebentar saja! Daripada Eunhye menangis dan mengganggu pelanggan lain. Kau bersama Jina dan belikan dia air ya” Kyuhyun tak bisa menahan lagi Sooyoung karna dengan cepat istrinya itu melepas genggamannya dan menggendong Eunhye untuk membawanya keluar. Kyuhyun menelan ludahnya. Aneh, dia takut dengan sosok polos di depannya,padahal Jina hanyalah seorang bocah yang paling baru berumur 5 tahun.

 

“ehm…Jina-ya… jadi…” Jina yang sedang meminum air mineral yang baru saja Kyuhyun belikan langsung mendelik menatap Kyuhyun.

 

“huh…sudahlah ahjussi… tidak perlu bersusah payah untuk mengobrol denganku karna aku tak tertarik” ucapnya memotong ucapan Kyuhyun. Kyuhyun menyipitkan matanya kesal, masa dia di ocehi oleh bocah? Dan dia heran darimana bocah ini bisa mengerti begitu banyak kata yang sepertinya jarang-jarang diucapkan bocah seusianya. “ne, terserah kau saja bocah!” Kyuhyun akhirnya memilih untuk memandang ke jendela, berharap agar segera orang tua kedua bocah kembar ini mengambil dua anaknya yang menyebalkan dan cengeng. Kedua mata almondnya menemukan sosok Sooyoung yang sedang tertawa bersama Eunhye. Begitu cantik dan menenangkan melihat senyum itu, padahal ia sudah memiliki gadis itu seutuhnya tapi rasanya masih saja berdebar-debar. Sooyoung sangat cantik dengan sweater rajut dan syal putih yang melilit lehernya ditambah brown hairnya yang terurai lembut.

 

“Ahjussi… memang seberapa cantiknya ahjumma hingga kau menikahinya?” tanya Jina yang tentu saja membuat lamunan Kyuhyun buyar. Kyuhyun menautkan alisnya.

 

“wae? Katanya kau tak tertarik berbicara denganku” tanya Kyuhyun balik dengan senyuman jahil di wajahnya. Jina, masih dengan ekspresi datarnya hanya mengalihkan pandangannya.

 

“Eomma bilang tidak sopan jika seseorang bertanya namun orang itu bukannya menjawab malah beralih” Kyuhyun kalah telak. Biasanya dia akan membalas ucapan demi ucapan orang lain namun dia justru kalah dengan bocah berusia 5 tahun. Mimpi apa dia semalam sampai harus bertemu bocah macam Jina ini!

 

“Kau benar-benar! Huh, ne… Sooyoung itu bukan hanya cantik saja sehingga aku menikahinya, tapi…” belum selesai Kyuhyun berbicara, Jina sudah turun dari kursinya dan berlari lalu berteriak riang.

 

“Eomma!” Kyuhyun refleks menoleh kearah dimana posisi Jina berada, yaitu di dalam pelukan seorang wanita cantik dengan rambut panjang berwarna hitam.

 

“Jina-ya…eomma khawatir sekali!! Kemana saja kau…eh, dimana adik kembarmu?!” tanya wanita itu karna tak mendapati sosok anak lelakinya. Tepat pada saat itu juga Sooyoung masuk dengan Eunhye di gendongannya. Sooyoung sedikit bingung melihat pemandangan dimana Jina sedang dipeluk seorang wanita yang posisinya membelakanginya sampai bocah digendongannya berseru.

 

“Eomma!!” Eunhye juga bergerak minta diturunkan dan berlari menubruk Eommanya untuk dipeluk. Sooyoung tersenyum lega, akhirnya dua bocah itu ditemukan juga oleh orang tuanya.

 

“Kalian ini…Eomma sangat khawatir sekali!” ucap wanita itu sambil mengelus kepala kedua anaknya. Lalu, Eunhye menunjuk Sooyoung yang masih berdiri dibelakang Eommanya.

 

“eh..anyyeonghaseyo” sapa ibu dari Eunhye dan Jina itu sambil membungkuk. Sedikit terkejut dengan kehadiran Sooyoung terlebih notabennya adalah seorang pop star saat ini.

 

“Annyeonghaseyo… Choi Sooyoung imnida” ucap Sooyoung sambil membungkuk. Wanita itu –ibu si kembar- tertawa sambil ikut membungkuk.

 

“Ne…saya tahu anda, Sooyoung-sshi hahaha…Han Jihyun imnida” ucapnya sambil membungkuk. Kyuhyun yang sedari tadi hanya diam memandangi pemandangan tersebut akhirnya sadar setelah, Jina memanggilnya dengan lambaian tangan. Aneh, padahal daritadi Jina sangat ketus terhadap Kyuhyun.

 

“omo… ada Kyuhyun-sshi juga disini, annyeonghaseyo…” sapa wanita yang bernama Jihyun tersebut. Kyuhyun membungkuk dengan wajah masih bingung. Tiba-tiba,Jina melepas pelukannya dan berjalan kearah Kyuhyun lalu menarik lengannya ke arah…Eommanya.

 

“Eomma…aku rasa dia bisa menjadi appa kita” ucapnya datar lalu ia melipat kedua tangannya di dada. Semua tampak terkejut dengan penuturan Jina. Namun jelas ada sebuah keanehan di wajah Jina saat mengatakannya. Bocah itu terlihat…kesal dan marah.

 

“Hahaha…putriku memang suka bercanda, mianhae Sooyoung-sshi dan Kyuhyun-sshi anak-anakku merepotkan kalian. Hmm jadi benar gosip jika kalian…menikah?” ucap Jihyun sambil memegangi kepala kedua anaknya dan pertanyaan yang dilontarkannya membuat Kyuhyun dan Sooyoung sontak saling menatap lalu tersenyum malu-malu.

 

“Hahaha kurasa itu sudah bukan gosip lagi Jihyun-sshi, tapi rahasia umum” kata Kyuhyun dan merangkulkan tangannya di pinggang Sooyoung. Sooyoung menggeliat kecil, dia risih jika harus mengumbar-umbar kemesraan di tempat umum apalagi didepan orang asing.

 

“Benar-benar… hmm aku terlihat seperti seorang fangirl… jadi, kalian ke Busan dalam rangka honeymoon eoh?” Kyuhyun mengangguk dan justru mempererat rangkulan tangannya di pinggang ramping Sooyoung.

 

“wah… kalau begitu kalian datanglah malam ini keluargaku akan mengadakan pesta pembukaan sebuah hotel baru. Kalian sudah berbaik hati mau menjaga anak-anakku” kata Jihyun panjang lebar. Sooyoung menoleh menatap Kyuhyun, meminta jawaban dan yang didapatinya justru Kyuhyun mengangkat bahunya seraya berkata ‘terserah kau saja’ lagipula untuk menolak rasanya tak enak jadi akhirnya Sooyoung menyetujuinya saja.

 

“Ne…kami akan datang,Jihyun-sshi. Terimakasih sudah mau mengundang kami” Jihyun tersenyum senang dan langsung memeluk Sooyoung sambil berucap terimakasih dan bahkan bertukar nomor telfon. Selain karna untuk menanyai alamat tempat pestanya juga karna Sooyoung merasa terikat dengan Eunhye, ia merasa menyayanginya meskipun baru bertemu beberapa jam saja.

 

“sampai jumpa besok malam, Kyuhyun-sshi dan Sooyoung-sshi” ucap Jihyun sambil melambaikan tangannya dari dalam mobilnya. Kyuhyun dan Sooyoung yang sudah berdiri di lobby hotel hanya membalas lambaian tangan Jihyun lalu keduanya masuk ke dalam.

 

“Huh… seharusnya hari ini kita bermesraan!” ucap Kyuhyun sambil melepas syal yang melilit lehernya lalu duduk dengan ekspresi kesal menyelimuti wajah tampannya. Sooyoung yang sudah lebih dulu berganti baju dengan pakaian untuk tidur sekarang sedang berjalan ke arah Kyuhyun sambil memberikannya handuk.

 

“hmm kau itu bisanya hanya mengeluh saja! Sana cepat mandi!” omel Sooyoung sambil menarik-narik lengan Kyuhyun agar segera bangkit. Kyuhyun akhirnya pasrah ketika istrinya itu sudah mulai mencak-mencak jadi daripada ia justru di cabik-cabik lebih baik ia menurut apa yang istrinya mau.

 

“Ne yeobo…” kata Kyuhyun sambil bangkit dari sofa namun tiba-tiba ia menarik Sooyoung kedalam pelukannya.

 

“Ihhh,Cho Kyuhyun! Kau bau! Mandi dulu baru peluk-peluk” bentak Sooyoung yang langsung mendorong tubuh Kyuhyun menjauh. Kyuhyun hanya bisa tertawa girang sambil berlari ke kamar mandi setelah menyabet handuk di tangan Sooyoung.

 

Kyuhyun POV

 

Aku sedang duduk di sofa bersama Sooyoung sambil menonton film drama dan hal itu justru membuatku jadi mengantuk padahal jam masih sangat sore untuk tidur. Sooyoung tak bisa di ganggu gugat sama sekali, dia terlalu serius hingga tidak ingat kalau ada aku di sampingnya. Aku ajak bicara saja dia justru meletakkan jarinya di bibirku pertanda aku tak boleh berbicara lagi. Hiks, nasibku sangat menyedihkan karna dikalahkan oleh sebuah film! Cish…lama-lama aku jadi mengantuk dan sebaiknya aku tidur saja. Memangsih kasihan Sooyoung menonton sendiri tapi aku juga tak mengerti film apa yang sedang ku tonton!

 

“Soo-ah…” panggilku sambil menarik-narik bajunya yang gombrong ditubuhnya itu.

 

“Hmm ne?” katanya yang pada akhirnya meresponku! Huft ternyata film juga masuk kedalam daftar enemyku selain makanan.

 

“Aku mengantuk… boleh ya aku tidur duluan?” tanyaku polos. Sooyoung tertawa lalu mengacak rambutku yang memang acak-acakan. “Dasar pabbo! Sana tidur” aku tersenyum mendengarnya lalu aku menarik tengkuknya dan melumat sekilas bibirnya.

 

“Ne… jangan terlalu malam ya yeobo” istriku itu mengangguk dan kembali lagi fokus pada layar televisi flat di depannya. Huh dia bahkan tidak mengucapkan kata-kata romantis sebelum tidur.

 

Aku terbangun ketika perasaan hangat yang melingkariku tiba-tiba menghilang. Aku mengejapkan mata berkali-kali lalu merasakan tenggorokanku sangat haus, akupun akhirnya menuju pantry untuk mengambil minum. Aku kembali duduk di ranjang sambil melihat jam di layar handphoneku, 00:37. Tengah malam lewat dan aku tak bisa tidur karna sudah tertidur cukup lama tadi. Aku bingung harus melakukan apa sedangkan aku bisa mendengar suara dengkuran halus dari istriku bertanda dia sudah sangat lelap. Aku meraih ipad di atas nakas dan berusaha membuka sesuatu yang menarik. Hanya beberapa menit hal itu berfungsi dan menit berikutnya aku bosan sehingga memilih memainkan pspku yang beberapa hari ini aku acuhkan. Aku memulai dari permainan yang sering aku mainkan namun lama-lama aku kembali bosan akhirnya aku mematikan pacar simpananku tersebut. Aku merebahkan tubuhku untuk memunggungi Sooyoung lalu beberapa detik kemudian dalam posisi itu aku membalikan tubuhku lagi telentang sambil menatap atap-atap kamar hotel yang sedang aku tempati tersebut, dan sayangnya hal itu tidak juga membuatku nyaman dan bisa tidur. Aku kembali membalikan tubuhku menghadap Sooyoung dan sepertinya semua gerakan-gerakanku telah berhasil mengganggu istriku hingga dia membuka matanya dan menatapku kasar.

 

“Ya! Neo! Apa yang sedang kau lakukan huh? Kau ribut sekali” kata istriku itu sambil mendudukan tubuhnya. Aku ikut mendudukan tubuhku dan memasang wajah paling polos yang ada.

 

“Aniya… aku tak ribut! Hanya sedikit tak bisa diam”

 

“aish…tuan Cho…sudah cepat katakan ada apa denganmu?!!” tanyanya seperti sudah kesal denganku. Aku bisa melihat matanya masih sangat sipit, bertanda dia benar-benar sedang mengantuk.

 

“Aku… bosan, tak bisa tidur” Sooyoung terkejut sesaat lalu dengan cepat tertawa.

 

“hmmm kau benar-benar seperti bocah, tuan Cho” bisik Sooyoung sambil mengelus lembut kepalaku. Dia menidurkan tubuhnya kembali dan menepuk-nepuk tempat kosong disisinya, namun lebih dekat daripada biasanya dan aku dengan senang hati merebahkan tubuhku disana. Kepalaku di elusnya dengan sangat lembut. Aku tau sejak dulu Sooyoung memiliki sifat keibuan yang lembut namun tetap saja konyol.

“ aku memang masih imut” kataku yang sudah mulai mengantuk namun belum sepenuhnya. Sooyoung terkekeh dengan matanya yang terpejam,ku rasa ia mengantuk dan karna aku ia harus bangun dengan paksa.

 

“Soo…” panggilku memastikan dia tertidur apa tidak. “mmhh?” tanyanya masih dengan mata terpejam dan tangan yang setia mengelus lembut kepalaku.

 

“Aku masih tidak bisa tidur” kataku lagi dan akhirnya ku dengar suara helaan nafas dan dia membuka kedua matanya.

 

“kemarilah” katanya dan aku dengan patuh mendekatinya, dia menarikku kedalam pelukannya,kali ini terbalik biasanya aku yang memeluknya seperti ini sekarang Sooyounglah yang memelukku begini. Aku mengintip sedikit dan melihat Sooyoung sudah kembali memejamkan matanya,bibirnya sedikit terbuka dan sungguh sangat menggoda namun sayangnya kantuk sudah menyerangku duluan jadi aku memilih untuk mengecup lembut bibirnya dan akhirnya terbuai kedalam lelap ditemani wangi aroma tubuh istriku yang menenangkan, selamat malam.

 

Sooyoung POV

 

Matahari sudah terbit dan ketika aku membuka mata wajahku dan wajah Kyuhyun berhadap-hadapan dan hanya terbentang sedikit kali jarak diantara aku dan dia. Aku bisa merasakan sentuhan hembusan nafasnya yang menggelitik wajahku. Kyuhyun beraroma seperti bayi dipagi hari. Aku memandangi setiap inci wajah suamiku ini, sungguh Tuhan sudah menciptakan makhluk yang sangat indah. Aku mengelus lembut pipinya yang ada beberapa bekas jerawat,kulit putihnya itu sangat lembut.Andai Kyuhyun suka makan sayuran dia tentu tak akan mendapatkan jerawat-jerawat tersebut. Aku masih sibuk memandanginya dan tiba-tiba kedua mata almondnya terbuka dan langsung menatapku meskipun beberapa kali ia mengerjapkannya mencoba menyesuaikan diri dengan cahaya sekitar.

 

“Selamat pagi” kataku sambil tersenyum. Kyuhyun mulai bisa melihat dengan jelas dan perlahan mengukir senyum,ah bukan…tapi seringai.

 

“Sepertinya sapaan pagi yang benar adalah…” cup! Dia mencium bibirku cukup lama lalu melepasnya dan kembali tersenyum “selamat pagi” katanya dengan senyuman sok polos yang membuatku ingin menggaruk wajahnya.

 

“Ingatkan sore nanti kita harus ke pesta yang diadakan oleh Jihyun-sshi” kataku dan Kyuhyun mengangguk sambil kembali memejamkan matanya.

 

“apakah kita tidak sebaiknya memberikan sesuatu?” Kyuhyun merangkulkan tangannya ke pinggangku dan menarikku lebih erat ke tubuhnya.

 

“hmm cukup berikan dia foto dan tanda tanganku” aku menggetok kepala Kyuhyun dan dia hanya meringis. Bagaimana mungkin aku punya suami senarnis dia.

 

“ne maaf yeobo-ya…aku bercanda” katanya sambil membuka kembali dua almond eyesnya dan menatapku,jika sudah begini aku hanya bisa terkaku. Lihatlah bagaimana mata indahnya itu mengunciku hingga tak bisa berkutik. Kyuhyun semakin dekat dan akhirnya daging bibirku dan miliknya bertemu. Dia menciumku lembut tapi menuntut, dan sebisa mungkin aku mengikuti alurnya. Kyuhyun mulai mengemut bibirku lebih ganas dan akhirnya aku membuka mulutku untuk membiarkan lidahnya dan lidahku bertemu. Dan seperti biasa Kyuhyun akan mendominasi ciuman ini.Ketika aku mulai ngos-ngosan dia melepaskan panggutan kami namun tidak berhenti. Dia kemudian menurunkan wajahnya untuk menciumi leherku, pertama menghembuskan nafas hingga aku kegelian dan…

 

“aahmmm” aku bisa merasakan bibir Kyuhyun melengkung membuat senyuman ketika suara desahanku tak bisa lagi kutahan.

 

“Kyuuuh….” Kyuhyun semakin bersemangat dan mengecup seluruh permukaan leherku dan sesekali menjilatnya namun tidak membuat kissmark karna nanti malam aku akan menggunakan gaun dan bahaya jika orang-orang melihatnya. Setelah sekian lama Kyuhyun asyik dengan aktifitasnya di leherku akhirnya ia berhenti dan kembali mengecup bibirku namun hanya kecupan ringan. Ternyata saat Kyuhyun mengerjai leherku tadi aku tak sadar mengacak-acak rambutnya hingga berantakan dan membuatnya sexy. Kyuhyun tersenyum setelah melepas kecupannya pada bibirku dan dia menyentuhkan hidungnya dengan hidungku dan menggerak-gerakannya sambil bergumam “Gomawo” tanpa suara.

 

“apa yang harus kupakai” tanya Kyuhyun sambil melihat isi koper kami. Kami sama sekali tidak membawa pakaian formal untuk datang ke pesta tersebut sedangkan pesta itu adalah pesta formal yang dihadiri orang-orang berjas dan sejenisnya. Namun tiba-tiba Kyuhyun menjetikkan jarinya lalu membuka kopernya dan mengeluarkan sebuah kotak.

 

“Sebenarnya ini aku siapkan untuk dinner kita saat di London…namun karna perjalanan itu gagal, jadi kurasa sekarang kita bisa menggunakannya” aku terus memperhatikan Kyuhyun dalam diam ketika ia mulai membuka kotak itu dan mengeluarkan sebuah gaun berwarna hijau untukku dan juga jas dan kemeja untuknya.

 

“cobalah ini” katanya sambil memberikanku gaun itu. Aku mengangguk dan membawanya masuk ke kamar mandi untuk mencobanya. Meskipun suami-istri aku masih malu untuk blak-blakan dihadapan Kyuhyun. Aku keluar kamar mandi dan melihat Kyuhyun juga sudah memakai kemejanya dan sedang duduk diatas kasur ketika aku berdehem dia langsung menoleh dan…entahlah ekspresinya tak terbaca.

 

“Woaaah jinjja…kau sangat-sangat cantik Soo” kata Kyuhyun membuatku malu. Aku berjalan ke meja rias dan memandang tubuhku yang dibalut gaun hijau ini, sungguh pas dan aku sangat suka. Aku lalu duduk di meja rias dan mulai menyisir rambut panjangku, aku menyanggul simple rambutku dan memakai make up yang tidak terlalu tebal.

 

“aku jadi ragu pergi ke pesta” ucap Kyuhyun sambil memelukku dari belakang dan meletakkan dagunya di ubun-ubunku karna posisiku yang duduk dan dia berdiri dibelakangku.

 

“Ne? Wae?” tanyaku sambil menatapnya melalui cermin didepan kami.

 

“aku malas melihat laki-laki disana yang akan terpesona olehmu, kau terlalu cantik malam ini” kata-katanya sukses membuatku menyikut perut buncitnya. Tapi, entah mengapa aku merasakan perasaan tak enak. Mungkin hanya perasaan.

 

Author POV

 

Dilain tempat,

 

“Eomma…” seorang wanita dengan gaun merah satin panjang namun dengan belahan dada mencolok yang sedang mengcurly rambut panjangnya menoleh ke pintu, anak kembarnya yang baru berusia 5 tahun itu muncul bersamaan, yang perempuan dengan gaun hitam merah yang mengembang dan yang laki-laki dengan setelan jas khusus anak-anak. Memang tak bisa dipungkiri kalau keluarga mereka adalah keluarga kelas atas.

 

“Wah yeoppo…ada apa sayang?” tanya wanita itu sambil memasang anting ditelinganya, anaknya yang perempuan mendekat dengan wajah angkuhnya seperti biasa.

 

“Ini tak akan berhasil Eomma” katanya tajam, Eommanya meliriknya dari pantulan kaca.

 

“Jina-ya…kau sayang pada eomma kan? Kau hanya perlu melakukan apa yang Eomma katakan tadi siang,ne?” Jina yang terlihat jelas-jelas tidak suka hanya melipat tangannya didada dan berjalan keluar dari kamar mewah Eommanya.

 

“Eunhye-ya… kau tidak akan melawan seperti noonamu kan?” tanya wanita itu yang sekarang sudah mendekati putra lelakinya dan berjongkok untuk menyamakan tinggi mereka. Eunhye terlihat takut namun dia hanya bisa mengangguk.

 

“Ne,eomma…” wanita itu tersenyum dan memeluk bocah itu dengan lembut. Yakin jika rencananya akan berhasil.

 

 

Kyuhyun dan Sooyoung sudah berada di lobby hotel baru milik keluarga Han, ya keluarga si kembar yang mereka temukan dipantai kemarin. Kyuhyun menggandeng Sooyoung sepanjang perjalanan mereka masuk ke ballroom utama hotel dimana pesta diadakan, dari luar sudah banyak pebisnis dan sejenisnya berdatangan. Kyuhyun dan Sooyoung termasuk salah satu beruntung bisa diundang karna sepertinya, Han’s coorperation ini sangat terkenal di bidangnya.

 

“Aku gugup” bisik Sooyoung sambil melihat sekelilingnya yang begitu formal. Kyuhyun juga ikut gugup karna biasanya dia hanya menghadiri acara-acara yang bersangkutan dengan keartisannya sama dengan Sooyoung. Tiba-tiba sosok salah satu dari si kembar muncul di hadapan Sooyoung dan Kyuhyun. Raut wajahnya terlihat marah dan dingin.

 

“Hai Jina-ya… kau cant”

 

“Pergilah! Jangan pernah temui aku lagi, ahjumma dan ahjussi itu hanya orang asing!” bentaknya pada Sooyoung dan Kyuhyun. Keduanya tak mengerti bagaimana mungkin seorang bocah begitu membenci mereka yang tak pernah melakukan sesuatupun yang buruk.

 

“Pergi kubilang!” serunya sekali lagi namun Kyuhyun dan Sooyoung hanya diam saja.

 

“Soo ahjumma!!!!!!!!!” munculah sosok kecil Eunhye yang langsung berlari memeluk Sooyoung. Sangat berbeda dengan kembarannya yang justru menolak kehadiran dua bintang pop tersebut. Jina mengerucutkan bibirnya dan mengerutkan dahinya makin kesal, lalu gadis kecil itu memilih pergi dari sana.

 

“Selamat malam, Sooyoung-sshi Kyuhyun-sshi” keduanya yang sedang sibuk dengan Eunhye menoleh kesumber suara. Berdirilah wanita cantik berambut hitam yang sudah di curly dan dengan balutan gaun satin merah dan bulu-bulu tebal disekitar bahunya muncul. Dialah ibu si kembar, Han Jihyun.

 

Tbc

Gimana? Pasti aneh dan serba kurang. Mianhae ya… oh iya buat next partnya ditunggu ya…

Tinggalkan RCL please

 

 

100 thoughts on “Our Wedding Part 6

  1. mutiaa says:

    itu sebenernya han jihyun buatanna author atau apa? ._.
    kok curiga sm jihyun nya yaaaa, kayanya dia g punya rencana jahat -emang iya- Jina sebenernya baik yaaaaa, nggak mau dukung maminya yg gila itu untuk berbuat jahat. next chap thoooorrr^^

  2. lialia says:

    Wah.. Suka deh sma karakternya Jina, meski brsikap dingin dan nyebelin tp kayknya dia baik deh.. Penasaran sama rncana jihyun yg memanfaatkn ank2nya, apkh ada hubungannya dg Kyuyoung?? Ditunggu part selanjutnya..

  3. DindaOritina says:

    Huaahh.. Kok si kembar malah bikin masalah sih ckck dikira aku si kembar itu anakmasa depannya kyuyoung eh malah ganggu sama emaknya -.-
    Kok perasaan aku ikut ga enak yahsama kaya soo eonni huah!
    Next thor~

  4. Areta SparkSters Foreversz says:

    Sebenarnya Han Jina niat nya baik
    dia ga mau hubungan KyuYoung hancur makanya dia galak & mau ngusir KyuYoung
    eh Jihyun emangnya suka ama Kyu ??terus dia manfaatin anak2nya gitu???????
    kayaknya konfliknya makin memuncak nih
    Ditunggu next chapternya yah………

  5. slsbldiar says:

    perasaan ga enak ini–”
    bau”nya(?) Jihyun punya rencana jahat nih…
    author bikin penasaran aja–”
    NextPart ditunggu…

  6. Annisa Rifa Syafitri says:

    Penggangu muncul kah?
    Jina ngeselin banget sih ><, pengen Kyu Oppa jadi ayahnya lagi.. rencanya ibunya??!
    Lnjut ya, thor!

  7. Nadya monica says:

    Aduhhh kenapa tuhh ama anak kembarnyaaaa ada yang ngga beresss nihh ama emaknya di kembarrr pleaseee jangan gangguinn kyuyoung aneee

    #wish smoga cepet rilis part berikutnya hehhe

  8. cho kyuyoung says:

    Gk sabar nunggu next partnya >.<
    Paling seneng kalo ada crita soo eonni marah ke kyuppa lalu kyuppa mohon" minta maaf ama soo eonni ,wkwk ( saran buat next part #plakk ,jahat amad ama kyuppa )
    Update secepatnya ya next partnya ^^

  9. Sistasookyu says:

    Aiiih! Kyuyoung mesranyaaa 😀
    Duh, jina! Masih bocah, galak bgt! 😛
    wah, nyonya han mau ngerencanain apa tuh? Wah penjahat juga nih kyk nya 😛
    mudah-mudahan kyuyoung adem ayem rmah tangganya 😀

  10. it'sme Min2 says:

    ommo jadi cerita’a emak s’kembar ntu tante2 girang evil yg mau ngerebut Kyu ???? pasti dy udah punya rencana kan ckckckckcckckck

  11. nurulannisanisa says:

    Wow~ !! keren sekali !!! aku jga mau anak kembar !! whats wrong euh ?? alur ceritanya tetap bikin penasaran ._. !! dan tetep.. nunggunya lama buat post ^^ !! smpai lumutan uyy !! kkk.. keren bget !! selalu suka dengan ff dgn genre married !! tpi ngk full of romance !! humor,action kalau dicampurin keren bget lah !! intinya udah nge- in di hati lahh !! keep typing ya thor.. next part ?? waiting !! dan thor boleh tanya ngk ??
    APLIKASI UNTUK MENGEDIT DESAIN SAMPUL BUAT FF AUTHOR APA YAHH ??*puppyeyes
    aku suka bget.. pengen coba !! tertarik bget sma font tulisannya.. cute bget kesannya !! ^^ gomawo thor

  12. HyukFany KyuYoung Shipper says:

    Eon!! Neo!!!

    Tanggung jawab nih –” bikin penasaran setengah mati.Apa yang di lakuin SAMA ibu SI KEMBAR!!!

    Pasti aku bakal benci perannya disini! Aishhh,jjinja!

    Jeongmal Nappeun Yeoja -lirik jihyun-

    Tapi, LANJUTKAN!!!!

    KYUYOUNG JJANG!

  13. Choi jaehyun says:

    Sorry ya thor baru bisa komen..
    Soalnya aku bingung harus komen apa..
    Aku benar” penasaran dengan ceritanya..
    Dan seperti biasa cerita buatan author daebak banget..

  14. Shanty Lee says:

    Aigoo !!
    Apa yg di rencanain sama jihyun yah …

    Entahlah akupun tak tau …
    Ditunggu next part.a thor ..

    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s